Terimakasih

Fabiayyi aalaa..irobbikuma tukadzibaan…
Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagikah yang kau dustakan?

Alhamdulillah sudah lahir putra kedua saya, Ayman Mahfuzh, pada 29 mei 2009. Semoga kelak jadi anak sholeh, dan benar2 dijaga Allah dalam kebaikan, persis seperti namanya. amiiin..
Terimakasih buat sobat-sobat semua yang sudah mendoakan..
Jazakumullah khairan katsiran… :)

cuti melahirkan

Alhamdulillah,produk ratujilbab saat ini makin diminati. Ini terlihat dari tingginya repeat order dari para pembeli. Alhamdulillah..saya bersyukur sekali pada Allah. Namun, saya juga bersalah juga nih, karena tidak bisa memenuhi beberapa order yang masuk, karena terbatasnya produksi. saat ini produksi kami memang masih terbatas, terkait jumlah karyawan yang juga masih sedikit. InsyaAllah sebentar lagi ada karyawan2 baru, semoga dengan begitu bisa melayani para pelanggan dengan lebih baik :)

btw, akhir bulan mei atau awal juni ini kemungkinan kami akan tutup dulu sementara, karena saya akan melahirkan :) jadi pesanan distop dulu selama saya di RS. Mohon maaf buat sobat2 ratujilbab yang memesan pada waktu ini ya… (makanya, pesan sekarang aja :) )

Inilah tanah Palestina yang direbut Israel. Makin jelaslah mengapa Hamas melawan. Dan makin heranlah kita, mengapa dunia internasional tetap tidak mengakui Hamas, padahal Hamas hanyalah berusaha mendapatkan kembali hak Palestina yg direnggut paksa Israel.

tanah palestina

tanah palestina

Sahabat gw dan produk yahudi

Tulisan bagus, Ngutip dari http://irwanahmad.multiply.com/journal/item/14/Sahabat_Gw_dan_Produk_Yahudi_L.A

Sahabat gw dan produk yahudi

Menarik! Gw selalu mengikuti apa yang ada di kepalanya dan apa yang selalu dia lakukan tentang berbagai Israeli’s products dan branded yang sudah gampang ditemukan di kehidupan sehari-hari. Gak penting rasanya kalo gw harus nyebutin identitas, karena esensinya justru ada pada sikapnya.

Sikap Umum

  1. Selama ada substitusinya dan bukan merupakan barang primer tak tergantikan, tidak ada alasan untuk mengkonsumsinya.
  2. Sifat kemewahan yang melekat pada produk Israel justru malah membuat dia tidak termotivasi dan makin memandangnya hina. Jangan pernah berfikir dia tidak mampu membeli, karena penghasilannya di atas rata-rata karyawan Jakarta.
    Ketika dihadapkan pada pilihan barang Yahudi yang (umumnya lebih terkesan prestise) dengan barang lokal (yang lebih murah), simpel dia memutuskan: ‘Jauh lebih baik membantu ekonomi kerakyatan daripada membantu Yahudi membeli peluru untuk ditembakin ke sodara-sodara gw’.
  3. Saat dia harus, mau tak mau, memanfaatkan Israeli’s related product sebagai satu-satunya pilihan, sekali dia pernah berucap ke gw, Moga Allah memberi maaf atas kelemahan gw sebagai individu. Bukankah Allah maha mengetahui segala isi hati  dan Maha Melihat apa yang sedang gw perjuangkan ?!
  4. Saat dituding sebagai orang yang Anti Semit, dia cuma bilang : “Ya, gw anti Yahudi! sepanjang bangsa Yahudi terus merampas tanah saudara-saudara gw, melecehkan wanitanya, melakukan genocida tak terbatas, dan, mungkin lo gak pernah liat foto bayi Palestin yang bolong persis di tengah dadanya karena peluru… Lo gak akan pernah berfikir itu suatu ketidak sengajaan, ‘kan ?!!”

Mc Donald

Gw dan dia termasuk yang suka hang out bareng, kadang malah sampai pagi menikmati suasana Jakarta (tentunya, bareng temen-temen yang laen, ce dan co). Pas laper, semua sepakat makan di Mc D Sarinah. Meskipun bukan tipe orang yang mampu mengendalikan komunitas, tapi dia punya determinasi yang tinggi saat lebih memilih untuk makan nasi goreng di pinggir jalan samping Sarinah, sementara yang lainnya tetap makan di Mc D, termasuk pacarnya!!!

Ini awalnya gw tahu kenapa selama ini dia selektif memilih tempat jajanan, karena gw adalah orang kedua yang makan nasi goreng malam itu… ditraktir pula :) secara dia selalu sebagai orang yang paling cepat bayar sebelum yang lain (pura-pura dan berlambat-lambat) ngerogoh dompet :p

Marks and Spencer

Sebelum tahu M&S adalah produk Yahudi, dia termasuk pelanggannya sejak SMA! Mulai dari Toiletries (Body Talc, Body Spray, Body Splash, Anti Perspirant, Roll On, EDT) dan Pakaian formal dan non formal, atas dan bawah. Sekarang? Diskon gede-gedean pun sama sekali gak membuatnya ngelirik barang sekejapan.

Starbuck

Gw coba cari tahu, kenapa sobat satu ini gak pernah nongkrong di starbuck. Padahal tiap hari dia lewat outlet berlogo hijau (kesannya Islami yah ?!) ini tiap hari. Ya, starbuck ada persis di lobby gedung tempat kerjanya sehari-hari. Tiap hari gw dan dia ngerokok di smoking corner yang letaknya di samping outlet tsb. Malah, beberapa kali pramusajinya menawarkan cangkir-cangkir testernya buat para perokok seperti kita. Di saat yang lainnya berhamburan berebut menghampiri, dia justru menangkupkan kedua tangan di depan dada, menolak dengan halus sambil tersenyum.. halus sekali..!

Gw penasaran dan mencoba googling dengan kata cari“starbuck, yahudi”, walhasil dapat beberapa info berharga tentang starbuck, diantaranya

“…Aksi boikot semakin mendapatkan angin segar dan dukungan luas ketika Dr. Abdul Wahhab bin Said Al Qahthani, asisten dosen fakultas Manajemen Strategis dan Pemasaran Universitas Malik Fahd bahwa Schultz, pemimpin perusahaan Starbuck adalah zionis di urutan pertama dan pendukung kental politik Israel. Menurut Qahthani membeli produk Starbuck sama bahayanya dengan penghinaan harian di Denmark terhadap Rasulullah beberapa waktu yang lalu. Sebab mereka mencari nafkah di negara-negara Arab dan Islam namun penghasilannya untuk mendanani aksi dalam memerangi Palestina, membunuh anak-anak, kakek nenek, wanita dan pejuang kemerdekaan. Menyumbang harta untuk mereka sama saja dengan mengina Islam dan umat Islam, tegas Qahthani…”

Bingo !! Akhirnya gw tahu kenapa.

Gak heran kalau dia cuma mau diajak hangout ngopi selain di starbuck. Terakhir gw ngopi bareng dia di Cofee Bean Plaza Senayan dan kopi jagung warung indomie pinggir jalan.

Ada lagi cerita lucu tentang dia dan Starbuck ketika dia coba di-entertain vendor di kantornya. Meski sudah nolak (seperti biasa) sedemikian halusnya, tapi yang namanya orang marketing (ce dan manis, bo!) gak berhenti sampai di situ. Setelah kolega-kolega kantornya selesai dari Starbuck di lobby bawah, dia masih dibawakan segelas starbuck ke mejanya. Gw pengen tahu apa yang akan dilakukannya dengan starbuck itu. Bukankah kalo dibuang akan menjadi mubazir ?! Pulang kantor, saat orang-orang yang lainnya sedang berjuang pulang diantara macetnya Jakarta, diam-diam diambil starbucknya, dibawa ke pantry dan dimasukkan ke kulkas, seraya menawarkan ke OB yang ada. Karena sang OB tanya, dia ceritakan alasan dia gak minum. Suatu hal yang jarang terjadi! Karena kelihatannya dia begitu enggan untuk menceritakannya ke orang lain sebelum ditanya. Dia berkilah, OB sangat butuh akses informasi seperti ini, karena mereka bukan kita yang bisa mengakses sedemikian leluasa melalui internet. Selebihnya, tetap kembali ke diri masing-masing. Hehehe… 3 hari selepasnya, gw masih ngeliat gelas starbuck itu di dalam kulkas udah beku dan gak bergeser dari posisi sebelumnya. Akhirnya, gw yang buang… :p

Nokia

Tadinya dia punya 2 handset CDMA dan GSM. Keduanya adalah bermerk Nokia. Gw pun gak heran ketika belakangan dia ganti handset GSMnya jadi HP Ipaq rw6828, sebuah tipe yang termasuk high end product. Sementara untuk Nokia CDMAnya diganti dengan Kozi yang bisa aktif GSM dan CDMA secara bersamaan (gw gak tahu istilahnya apa untuk teknologi ini). Praktis dia punya 2 nomer GSM dan 1 nomer CDMA yang aktif secara bersamaan. Dan tidak ada satupun yang NOKIA !!

Carrefour

Gak pernah lagi ke Carrefour. Ngeri katanya kalau ngebayangin raksasa supermarket Israel mulai menginjak kota Jakarta. Padahal, konon katanya, di luar negri saja Carefour tidak boleh masuk ke pusat kota, karena harganya yang mampu merusak pasar bermodal kecil.. Kok di Jakarta gampang banget masuk?? Thus, siap-siap aja melihat matinya usaha bermodal kecil…

Nestle

Di kantor, Nescafe tinggal ngeracik sendiri. Meskipun secara citarasa dia gak berpantangan, jangan harap dia mau bikin Nescafe yang tersedia gratis di kantor atau beli di supermarket, selama masih ada kopi kapal api atau ayam merak atau kopi tubruk lainnya.!!

Dancow rutinnya diganti dengan Anlene, atau L-Men.

Keduanya (Nescafe dan Dancow) merupakan maskot kebanggaan produk Nestle.

Danone

Inilah yang paling dilematis bagi dirinya, ketika Air Mineral Aqua diambil alih oleh Danone (atau apalah istilahnya dari sisi permodalan, entah merger atau akuisisi). Karena satu-satunya sumber air minum yang disediakan gratis di kantor adalah Aqua !

Kiwi

Gak lagi beli dan pakai semir Kiwi, dan dia beralih pada Cololite (kalau gak salah produk Jepang, yah?!)

Pizza Hut

Minggu kemarin, temen-temen kantor ngajak lunch bareng di Pizza Hut. Gw udah bisa nebak, dia gak akan pernah mau ikut ke sana. Walhasil, rencana ke Pizza Hut gagal total siang itu !!

Yang gw tahu dan gw rasa…

Dia sadar bukan orang yang paling suci dari hal yang haram apalagi syubhat.

Dia sadar dia tidak sealim seperti ikhwan-ikhwan yang biasa ‘hang out’ di Masjid. Meskipun dia selalu berusaha untuk sholat jamaah awal waktu di Masjid.

Mungkin dia bukan bagian dari mereka. Di saat dia asyik meluangkan waktunya ngerokok, mereka di sana mengisi waktunya mencium mushaf saku kecilnya setiap memulai dan mengakhiri kajian.

Dia Cuma berusaha menunjukan ke dirinya sendiri, betapa dia sangat peduli dengan penderitaan dan perjuangan saudara-saudaranya di Gaza dan Tepi Barat.

Sepertinya, dia mencoba membersihkan setiap aliran darahnya dari produk Yahudi L.A. dan mencoba membangun ikatan ruhiyah dengan saudara-saudaranya melalui perjuangan yang dia bisa.. sekecil apapun.

Dia sedih, karena dia gak bisa melakukan lebih dari sekedar apa yang sudah dia lakukan.

Gw pun gak akan heran kalau dia adalah satu individu lepas yang turut hadir di aksi One Man One Dollar to Save Palestina di Monas, minggu 27 Januari kemarin !

Image

Gambar berikut yang menginspirasikan dia untuk tetap membenci Yahudi L.A., dan tetap membela saudara-saudara Palestine-nya

1. One of “the most powerful images of the past 50 years,”

2. Makin jelas ‘kan, mengapa salah satu butir kesepakatan perdamaian yang baru ialah Israel melarang pengungsi Palestina kembali ke tanahnya?! – The continuing Ghettoization is made possible with US taxpayer money -

3. Faris Odeh, 13 tahun. Satu dari ribuan anak Palestina yang terbunuh oleh tentara penjajah Israel.

4. Tentara Israel yang berpose dengan pejuang perlawanan Palestina yang dibunuh.

5. Anak-anak Palestina yang berkabung atas kematian Mohammed, 12 tahun.

6. Dan 7. ; Yahudi Pengecut !

Penutup

Saat gw tanya pendapatnya tentang tulisan gw ini, sobat gw cuma berpesan untuk tetap menyampaikan rasa hormatnya kepada seluruh saudaranya-saudaranya yang (terpaksa) masih mencari nafkah di bawah bayang-bayang perusahaan berpanji bintang david. Gw pun hanya membalas, “tapi kita tetap harus menyampaikan informasi ini ‘kan, bro ?!”

Cilandak,

Januari 29 2008

-Pedang Cahaya-

Militer Israel Gunakan Senjata Pemusnah Membuat Tubuh Meleleh

Gaza – Infopalestina [ 17/01/2009 - 11:14 ] :
Direktur Layanan Ambulan dan Emergency Departemen Kesehatan Palestina, Dr. Muawiyah Hasanain mengungkap militer Israel menggunakan senjata pemusnah untuk pertama kalinya dalam agresi di Jalur Gaza. Dia mengatakan, “Saya belum pernah menyaksikan seperti ini sebelumnya. Bom ini membuat tubuh manusia meleleh dan hanya tinggal kerangka tulang.”

Kepada Infopalestina, Dr. Muawiyah mengatakan, “Ini yang kami ungkap ketika kami bertolak ke menara al Karamah. Kami keluarkan dari sebuah gang 3 korban syahid yang dagingnya melebur, tidak tersisa pada tubuhnya kecuali tulang belulang. Ini menegaskan bahwa bom yang digunakan Israel ini sangat-sangat membunuh yang membuat tubuh korban meleleh. Apa yang saya saksikan tidak tergambarkan dan tidak mungkin diperlihatkan.”

Dia menambahkan, “Dan juga di daerah Tel Islam (Tel Hawa), di gang dan menara yang mendapatkan gempuran, ada zat yang menyerupai puder dan serbuk yang berdampak efek samping mematikan. Di antaranya sulit bernafas dan tidak mampu bernafas serta panas yang sangat tinggi yang bekerja menguraikan tubuh.” Dia menyatakan selama memberikan pelayanan di rumah sakit-rumah sakit di sana ada banyak korban yang anggota tubuh mereka bagian atas dan bawah terurai (meleleh) dan harus diamputasi. Dia menambahkan ada 7 orang gugur akibat terkena efek panas yang sangat tinggi yang mengenai mereka.

Jenis senjata ini mengingatkan kembali apa yang pernah digunakan pasukan Amerika di Irak, tepatnya dalam perang bandara yang kedua pada 4 Juni 2003. Di mana pasukan Amerika mengempur bandara Irak dengan senjata langka, yang sebelumnya belum pernah digunakan dalam perang apapun yang pernah terjadi. Senjata ini semacam bom dengan efek terbatas yang dilontarkan ke bandara, tembakan senjata tersebut belum dikenal, nyala sinar yang dihasilkan senjata tersebut berwarna merah lembayung. Efeknya lebih besar dari apa yang mungkin diperkirakan. Mengakibatkan terkelupasnya kulit dan daging para tentara Irak, tidak tersisa kecuali kerangka tulang. (seto

Song for Gaza (disetel di TVOne)

Simak sebuah lagu mengharukan yang ditulis oleh seorang pengarang lagu yang tersentuh hatinya melihat tragedi Gaza. Tadinya ia berniat membuat CD, menjual lagunya, dan menyumbangkan keuntungannya buat gaza. Namun akhirnya ia memutuskan untuk memberi bebas lagunya, dengan harapan orang yang mendengarnya menjadi tersentuh dan menyumbang lewat lembaga2 apapun yang dikenalnya. Berikut link situsnya: http://www.michaelheart.com/Song_for_Gaza.html

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Michael Heart

Michael Heart

Go to Hell, IsraHell!!!

ga tau mo ngomong apa lagi.
Kegilaan Israel makin luar biasa.

holocaust in Gaza

holocaust in Gaza

Masih ingat kasus seorang mahasiswa gila yang menembaki teman-temannya sendiri, sehingga menewaskan sekitar 16 mahasiswa sebuah universitas di AS? Atau, mungkin kita masih ingat kasus Ryan, si pembunuh gila yang sudah membunuh belasan orang, bahkan termasuk seorang ibu dan bayinya. Nah…bila mereka layak disebut ‘pembunuh gila’, maka Israel jauh lebih gila lagi.

Mau tau apa yang barusan dibom Israel? rakyat Gaza? oh, mereka sudah bosan melakukan itu. Sekarang mereka mencari ‘variasi’ baru: membom WARTAWAN dan MARKAS PBB. Setelah kemarin berhasil membantai 2 wartawan Reuters dan membom sekolah PBB (yang menewaskan 40 orang), Israel ternyata belum puas juga. Hari ini ia membom kantor berita AP (Associated Press) , menyerang wartawan AlJazeera, sekaligus juga membom markas PBB yang merupakan gudang penyimpanan bantuan makanan dan obat-obatan dari seluruh dunia. Bayangkan, ribuan karung berisi makanan, tepung, dan obat-obatan, yang sangat-sangat dibutuhkan 1,5 juta rakyat Gaza..terbakar begitu saja! Ohya, satu lagi. Israhell juga menyerang beberapa RS Palestina, yang  melukai sedikitnya 700 pasien.  Semua ini jelas menunjukkan, bahwa Israel BUKAN MEMBURU HAMAS, melainkan sengaja membunuh rakyat Palestina. Sekali lagi: Bukanlah pejuang hamas target tembak mereka, melainkan RAKYAT PALESTINA. Ya, manusia-manusia beridentitas Palestina itulah yang sesungguhnya mereka buru.

Pikirkan dengan matang 3 pertanyaan berikut ini:
Pertanyaaan pertama, bila ia memburu hamas, buat apapula menyerang markas PBB yang cuma berisi tumpukan tepung, makanan, dan obat-obatan? Yah, Tentu saja buat memusnahkan suplai kehidupan itu, sehingga rakyat Gaza tetap dalam kondisi kelaparannya saat ini. Dengan begitu, diharapkan manusia-manusia kelaparan ini akan mati pelahan, dan tercapailah tujuan mereka.
Pertanyaan kedua, bila ia memburu hamas, mengapa pula ia membom RS? Yah, tentu saja biar tidak ada lagi institusi kesehatan yang beroperasi, sehingga kalau ada manusia yang sakit, bisa segera mati. Inilah yang diinginkan Israel. Mematikan rakyat Palestina.
Pertanyaan ketiga, bila ia memburu hamas, mengapa malah menyerang wartawan? Sudah clear kan…ya, biar aksi genocide atau holocaustnya itu gak ketauan masyarakat Internasional!

Semua kekejian ini makin membongkar topeng Israel, yang selama ini berlindung di balik slogan,”Kami hanya membela diri”. Israel selalu melontarkan kata-kata yang sama tiap kali dikritik. Membela diri? Hah!! Yang benar saja! Apakah serangan terhadap objek-objek netral seperti rakyat sipil, RS, bahkan kalangan media dan institusi PBB bisa disebut sebagai “membela diri”? Jelas tidak! Tidak perlulah menjadi seorang muslim hanya untuk menyadari bahwa ini adalah kasus kejahatan. Cukup dengan hati nurani saja, kita bisa tahu bahwa Israel adalah Penjahat. Ia adalah NEGARA TERORIS yang sesungguhnya. Kenyataan ini sudah mulai disadari warga Internasional.  Mata dunia kini terbuka lebar. Tak peduli apa agamanya, apa negaranya, apa budayanya,  nurani dunia kini bersatu untuk rakyat Gaza. Wahai Israel, warga dunia yang selama ini kau tipu kini sudah tahu kedokmu…bahwa kau tak lebih dari sekedar bangsa pembunuh.

Seperti Presiden Venezuela dan (yang terbaru) Presiden Bolivia yang dengan jantannya menendang Israel dari negaranya. Seperti Presiden Soekarno yang puluhan tahun lalu dengan galak berkata, “US, Go to Hell!”. Maka, sudah selayaknya pula kini, masyarakat dunia berkata:

“Go To Hell, Israhell!”

Antara PBB, Pemimpin Arab, dan Derita Gaza

Dalam perang Gaza kali ini, kita melihat betapa lemahnya PBB -yang seharusnya merupakan badan dunia paling berkuasa untuk menciptakan ‘perdamaian’ dunia. Sebuah keganjilan-sekaligus kebodohan- ditampakkan PBB kali ini. Menghadapi kebrutalan Israel yang sudah sampai pada tahap kejahatan perang, PBB hanya berani ‘mengeluarkan seruan’ kepada Israel agar berhenti menyerang. Tidak ada ancaman atau apapun, bilamana Israel tidak menghentikan serangannya. Hanya ’seruan’ berupa resolusi gencatan senjata. Itu saja.

Bayangkan. Seandainya rumah kita didatangi rampok. Perampok itu lalu mengikat dan menganiaya kita, kemudian menjarahi barang-barang berharga milik kita. Lalu, datanglah tetangga yang melihat kejahatan tsb. Si tetangga ini pun memanggil tetangga-tetangga lain. Mereka semua menonton aksi penjarahan yang dilakukan perampok, tanpa berbuat apa-apa. Mereka hanya ‘menyeru’ si perampok untuk berhenti. “Wahai perampok, berhentilah. Kami mohon. Kasihan tetangga kami itu” Seru para tetangga, tanpa berbuat apapun. Tidak mengancam akan melaporkan ke polisi, tidak pula melakukan penghakiman massal.
Apa yang akan dilakukan si perampok? berhenti? Tentu tidak! sSi perampok yang melihat ‘orang-orang lemah’ itu tentu tidak peduli, dan terus saja melakukan aksi kejahatannya.

Nah, kebodohan seperti itulah yang ditampakkan PBB saat ini. Hanya berani menyeru, tanpa sedikitpun mengancam. Wajar saja kalau Israel tidak peduli. Lain ceritanya kalau PBB mengancam akan memberikan hukuman, bila Israel tidak berhenti. Bisa berupa hukuman diplomatik, ekonomi, atau apapun. Misalnya, pemutusan hubungan diplomatik dari negara-negara PBB, atau embargo ekonomi, atau apapunlah. Yang jelas ada sesuatu yang mengancam, sehingga memaksa Israel menyerah.

Lebih bodoh lagi, PBB malah juga menyeru HAMAS -pihak yang teraniaya- untuk mengikuti keinginan Israel berupa perlucutan senjata. Ini ibaratnya, kita sudah teraniaya oleh perampok, lalu didatangi para tetangga yang bukannya berbuat sesuatu (melaporkan ke polisi, atau mengeroyok si penjahat) malah menyarankan kita untuk menyerahkan sebagian uang kita, daripada dirampok lebih banyak lagi. “Udahlah Pak Budi, kasih aja si perampoknya 5 juta, daripada dirampok 50 juta.”
Tetangga seperti ini tentulah sangat bodoh. Tapi itu pulalah yang dilakukan PBB.

Selain PBB, para pemimpin negara arab -sebagai negara yang dekat secara geografis, budaya, dan agama- juga menampakkan sifat ‘hubbuddunya’nya lewat kebisuan mereka menolong Gaza. Kelambanan mereka bertindak sangat mengenaskan, dan sangat membuat malu. Pemimpin venezuela -yang nonmuslim- malah justru menunjukkan kepahlawanannya, kendati berbeda agama dan budaya dengan rakyat Gaza. Syukurlah, masih ada beberapa kepala negara muslim seperti iran, turki, dan malaysia yang menunjukkan dukungannya ke Gaza lewat aksi boikot.

Kita berharap, semoga PBB lekas tersadar dari kebodohannya. Semoga mereka melakukan tindakan nyata yang cukup ampuh untuk membuat Sang Pembantai berhenti membantai. Begitu pula para pemimpin arab, semoga mereka lekas tersadar dari ‘dunia kahyangannya’, bahwa ada hukuman Allah yang menunggu bila mereka abai terhadap hak ukhuwah saudara mereka di Gaza.
Atau…apakah Allah sendiri yang harus turun tangan, menurunkan pasukan burung Ababilnya, sebagaimana Ia menurunkan pasukan burung Ababil pada pasukan Gajah yang hendak menghancurkan Ka’bah ratusan tahun lalu?

Wallahu ‘alam..

Israel memang SENGAJA membunuh target anak-anak

dikutip dari http://eramuslim.com/berita/palestina/hari-ke-15-mereka-ingin-membunuh-teroris.htm

Memasuki hari ke 15 penyerbuan Israel ke Gaza, semakin brutal, dan membabi buta. Jumlah korban yang tercatat, hampir mencapai 900 muslim yang syahid, sebagian besar adalah, anak-anak, wanita, dan orang tua, serta yang menderita luka-luka dan cacad jumlahnya sudah mencapai 4000 muslim Gaza. Jumlah korban akan terus bertambah secara drastis, karena pemboman udara yang dilakukan rejim Zionis-Israel semakin intensif.

Minggu, kemarin, pasukan rejim Zionis-Israel (IDF), yang menyebarkan panflet, dan membuat pernyataan yang disertai gambar-gambar, sejumlah tokoh Hamas yang paling dicari, yang sudah diberi label ‘teroris’. Para tokoh Hamas yang mereka sebut sebagai ‘teroris’ itu, menjadi target agresi militer yang mereka lakukan, yang kemudian Israel memuntahkan peluruh rudal dari udara, darat dan laut, menghajar wilayah Gaza, tanpa jeda. Namun, yang disebut ‘teroris’ itu, dan paling banyak menjadi korban serangan udara Israel, bukan para tokoh dan pejuang Hamas, tapi anak-anak yang masih belia, dan banyak diantara mereka masih dibawah umur (sangat belia).

Sementara itu, juru bicara militer rejim Zionis-Israel, Nachman Abramovic, menyatakan, masyarakat dunia, khususnya Amerika dan Eropa, tidak boleh tertipu (terpengaruh) oleh banyaknya korban anak-anak muda, karena mereka juga teroris.“Mereka mungkin terlihat masih sangat muda untuk saya dan anda. Tetapi, orang-orang ini adalah teroris yang sesungguhnya. Jangan melihat wajah mereka, yang kelihatannya seperti tidak bersalah, cobalah berpikir, mereka ini adalah iblis”. Juru bicara militer Zionis-Israel itu, menyatakan : “ Di masa depan, dan dapat dipastikan, orang-orang ini akan tumbuh menjadi ‘teroris’ yang jahat, jika kita tidak boleh membunuh mereka”, tegas Nachman.

Selanjutnyak, ketika ditanya, apakah Zionis-Israel, tidak takut dengan kritikan masyarakat internasional, Nachman Abramovic, menyatakan : “Kami tidak kawatir. Dan, kami hanyalah membela diri”, ujar Nachman. Dibagian lain, ketika ditanya para wartawan, Nachman, tentang ‘apakah anda akan meminta, maaf, jika serangan yang anda lakukan, ternyata salah?”. Nampaknya, rejim Zionis Israel, tidak peduli dengan opini dunia, akibat serangan udara yang mereka lakukan itu, berakibat banyaknya Korban sipil, terutama anak-anak, wanita dan orang tua. Tetapi, rejim Zionis-Israel, memang menjadikan target anak-anak itu sasaran militer mereka,karena anak-anak Palestina, di Gaza akan tumbuh menjadi ‘teroris’.

“Saya menantang para media massa, agar membutktikan kami telah membunuh orang-orang sipil yang tidak bersalah di Gaza?”, ujar Nachman. Juru bicara militer Israel itu, menyatakan : “Jangan kirim pernyataan saya ke Aljazeera atau sampaikan ke CNN, bahwa mereka ini anti Semit (Yahudi), dan tidak dapat diharapkan untuk memberitakan infomasi dengan benar”. Nachman menambahkan bahwa di manapun, dalam berbagai kasus, secara jujur, manusia harus dapat membedakan antara manusia dan binatang. Dengan sikap ini, sebenarnya rejim Zionis-Israel, tidak dapat lagi, membedakan antara manusia dan binatang. Maka, mereka bertindak tanpa perikemanusiaan, karena mereka membunuhi orang-orang muslim Gaza, dianggap sama dengan membunuih binatang.

Di bagian lain, juru bicara Israel, Tzipora Menache, menyatakan, kami sangat tidak kawatir, akibat negative dari operasi militer ‘Cast Lead’, terutama bagi sikap pemerintahan Presiden Barack Obama. Tzipora menambahkan dengan nada yang sangat sombong : “Anda tahu, dan Amerika juga sama-sama tahu, bahwa kami mengontrol Gedung Putih, siapapun yang duduk di Gedung Putih”, tambah Tzipora. Selanjutnya, juru bicara Israel itu, menegaskan : “ Anda lihat, tidak ada presiden yang berani, melawan kami”. Menache itu, tidak segan-segan menyatakan pandangannya, bahwa ‘Apa yang bisa mereka lakukan terhadap Israel? Kami mengontrol kongres, kami mengontrol media, kami mengontrol dunia, dan kami mengontrol semua kekuasaan yang ada di Amerika”, tambah Manache. Maka, bagi Israel sekarang ini, tidak ada satupun Negara di dunia, yang dapat menghalangi tindakan yang biadab dan barbar itu, bahkan lembaga multilateral semacam PBB, yang sudah mengeluarkan resolusi, tak diacuhkan oleh rejim Zionis-Israel, dan pembantaian di Gaza terus berlanjut.

Menanggapi kejahatan perang yang dilakukan rejim Zionis Israel yang terus meningkatkan serangannya ke Gaza, Khalid Misy’al, Kepala Biro Politik Hamas, di Damaskus, menyatakan, agresi militer rejim Zionis-Israel, yang ingin melakukan pendudukan atas Gaza, seluruh telah mengalami kegagalan total. Pasukan pendudukan Israel (IOF) melakukan tindakan yang sangat bodoh, yang mengakibatkan perlawanan dari muslim di Gaza, dari rumah ke rumah, dari kota ke kota, semua mereka bersatu padu melawan penjajahan dan agresi Israel. Tujuan yang dilakukan rejim Zionis-Israel, yang sekaran ini melakukan agresi ke Gaza, yang sangat obsessive menghancurkan Hamas dan para pejuang Palestina, serta ingin mengakhiri kontrol Hamas atas kota Gaza, menemui kegagalan.

Khaled Misy’al menambahkan : “Rejim Zionis Israel hanya berhasil membunuh dan bertindak biadab terhadap anak-anak, wanita, dan orang tua. Mereka hanya berhasil menghancurkan rumah-rumah penduduk, gedung-gedung, dan menculik serta membunuhi orang-orang sipil, yang tidak bersenjata. Inilah fakta terjadinya holocaust di Gaza”, tambah Misy’al. Tindakan rejim Zionis-Israel, sebuah tindakan yang sangat bodoh, dan mereka melepaskan kesempatan terakhir, bagi terwujudnya perdamaian di wialayah ini.

Misy’al menyatakan, Hamas akan terus berjuang menghadapi kekejaman Israel, dan menolak pasukan internasional. Pemimpin Hamas itu, meminta agar segera pasukan Zionis Israel meninggalkan Gaza, dan membuka pintu Rafah, serta adanya blockade, atau melanjutkan perang. Dalam kesempatan itu, Khaled Misy’al, menyerukan diselenggarkan pertemuan darurat, para pemimpin Arab, menanggapi situasi krisis, yang sekarang berlangsung di Gaza. (M/Pic).

Demo anti Israel makin marak

demo di berbagai belahan negara menentang agresi Israel makin marak. TVOne 12 Januari melaporkan bahwa terjadi demo BESAR-BESARAN di Belgia dan Madrid. Di kedua negara ini demo dihadiri puluhan ribu warga dari berbagai agama dan partai. Para demonstran ini menyatakan, bahwa mereka tidak punya hubungan apapun dengan warga Gaza. Tidak ada kesamaan agama atau apapun. Namun mereka prihatin dengan derita yang dialami warga Gaza, dan berdemo untuk menunjukkan dukungan penuh mereka terhadap Gaza yang teraniaya. Dalam demonya, mereka mereka mengibarkan bendera-bendera Palestina dan membawa tulisan-tulisan seperti ‘Stop Genocide in Gaza’.

demo di jepang

demo di jepang

demo di London

demo di London

demo pro Palestina di Romania

demo pro Palestina di Romania

demo di perancis

demo di perancis